MediumPos
Untuk Ummat Kami Sampaikan

3 Pengunjukrasa Sekdaprov Riau SF Harianto Ditetapkan Tersangka

MP, PEKANBARU – Pihak Kapolresta Pekanbaru menetapkan 3 (tiga) koordinator pengunjukrasa sebagai tersangka terhadap dugaan pencemaran nama baik, SF Harianto, Sekretaris Daerah (Setdaprov) Riau.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Pria Budi yang ditemui wartawan usai ekspose kasus curat dan curanmor, Jumat (7/10/2022), membenarkan status tersangka itu.

”SF (Harianto, Red) sendiri yang datang ke Polresta untuk membuat laporan,” ungkapnya.

Ditambahkan Pria Budi, ketiga tersangka 2 masih berstatus mahasiswa masing masing TS dan AY, serta seorang lagi berinisial MR.

Penetapan ketiga tersangka ini sudah melalui proses penyelidikan dan terpenuhi 2 alat bukti. ‘Namun mereka tidak ditahan.

”(Mereka) dikenakan Pasal 310 KUHPidana. Jadi tidak ditahan,” jelasnya.

Saat ditanya apa pertimbangan mahasiswa ini ditetapkan sebagai tersangka padahal menyampaikan pendapat di muka umum tidak dilarang?

Menanggapi itu, Kapolresta Pekanbaru menegaskan memang tidak dilarang menyampaikan pendapatan di muka umum. Namun ada rambu rambu yang harus ditaati.

”Kebetulan para tersangka ini melakukan pencemaran nama baik. Membuat poster dengan tulisan menyatakan korban ini menerima suap. Ada unsur,” tegasnya.

Terlepas soal itu, beberapa kelompok selama sebulan terakhir kerap menyuarakan usut tuntas dugaan suap yang diduga dilakukan SF Harianto.

Sayangnya tidak dijelaskan secara rinci, yang aksi kapan 3 pengunjukrasa ini dilaporkan dan kini ditetapkan tersangka.

Dari liputan Medium Pos, Kamis (6/10/2022) kemarin, juga ada demo dugaan suap untuk pemenangan tender yang melibatkan Sekdaprov Riau SF Hariyanto.
Tetapi yang menampilkan foto Setdaprov Riau SF Harianto lengkap kata kata menerima uang suap dari salah satu perusahaan rekanan Dinas PU Riau adalah demo pada Kamis, 28 September 2022 lalu. * (DW Baswir)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.