MediumPos
Untuk Ummat Kami Sampaikan

BC Pekanbaru Diduga Lakukan Pembiaran Masuknya Miras Ilegal

MP, PEKANBARU  – Pihak Bea Cukai (BC) Pekanbaru diduga melakukan pembiaran terhadap masuknya minuman keras (miras) ilegal selundupan dari Batam yang masuk ke beberapa Pelabuhan Rakyat (Pelra) atau dikenal dengan istilah ‘pelabuhan ”tikus” di sepanjang aliran Sungai Siak, Pekanbaru. Apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru 2023 ini.

Pernyataan itu disampaikan pemerhati masalah sosial ekonomi kemasyarakatan Kota Pekanbaru Nasir Day kepada wartawan, Kamis (17/11/2022). Dikatannya, banyak laporan dari warga yang masuk kepadanya. Dan sudah menjadi rahasia umum, minuman keras impor ilegal itu masuk dari Batam.

Modus perdagangan antar pulau ini dilakukan dengan cara pengiriman barang secara bertahap. Dari Batam, miras dikirim ke Karimun. Kemudian dari Karimun ke Selat Panjang, Meranti. Baru masuk Pekanbaru.

“Jadi seolah olah itu barang antar pulau. Dan itu tidak hanya miras. Barang harian, makanan dan minuman juga seperti itu. Tiap hari ada yang bongkar di pelabuhan rakyat mulai Jalan Nelayan ujung sampai ke Sungai Siak dekat Okura,” ungkapnya.

Nasir menduga, petugas Bea Cukai tutup mata atas kejadian ini. Patut diduga ada oknum BC yang ikut terima setoran dan mengamankan barang selundupan berkedok antar pulau ini. Karena tidak pernah kedengaran BC melakukan penertiban dan penangkapan. Padahal barang itu marak beredar di Pekanbaru.

“Anggota saya di beberapa titik pelabuhan rakyat lapor ke saya. Kalau siang mereka bongkar minuman kaleng. Kalau malam minuman keras. Katanya ada petugas BC di sana, tapi ikut mengamankan. Alasannya barang antar pulau,” jelasnya.

Batam sebagai daerah bebas masuk barang industri dari luar dan barang hasil industri atau barang apa saja yang keluar dari Batam masuk ke Pelabuhan Rakyat di Sungai Siak Pekanbaru wajib membayar pajak dan bea masuk. Harusnya itu rutin diawasi petugas BC Pekanbaru. Kalau tak membayar pajak dan bea itu namanya barang seludupan.

Kepala Seksi P2 Pelayanan Bea Cukai Pekanbaru Tomy Irsan yang dihubungi melalui telepon genggam atas tudingan Nasir Day ini menyarankan untuk menghubungi Bagian Humas.

Humas BC Pekanbaru Hotland Sinaga yang dihubungi melalui nomor 08**-1450-81** tidak mengangkat panggilan handphone. Pesan SMS untuk konfirmasi pun tidak ditanggapi.

Menyikapi ini, Kasi P2 Pelayanan BC Pekanbaru Tomy Irsan kembali menyarankan datang saja ke kantor untuk konfirmasi. ”Ke ktr BC aja,” katanya. * (DW Baswir)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.