MediumPos
Untuk Ummat Kami Sampaikan

Dituduh Serobot Lahan Sawit, Ketua PWNU Riau; Surat Saya Lengkap, Tanya aja Lurahnya

MP, PEKANBARU – Ketua PWNU Provinsi Riau, Rusli Ahmad dilaporkan ke Polda Riau atas dugaan penyerobotan lahan perkebunan sawit di Kelurahan Agrowisata, Rumbai Kota, Pekanbaru.

Atas tudingan itu, pria akrab yang disapa RA ini menegaskan, dia punya surat surat tanah.Jika belum yakin juga silahkan saja kepada Lurah Agrowisata.

RA sendiri dilaporkan GR melalui kuasa hukumnya, Datuk Nouvendi, SH ke Polda Riau terkait dugaan penyerobotan lahan dan menyuruh orang lain untuk menguasai lahan dan mengambil hasil buah sawit milik GR pada Jumat (12/8/2022) lalu.

Dikatakan pengacara muda yang akrab dipanggil Datuk ini, RA dilaporkan ke pihak kepolsisian karena diduga telah memerintahkan A untuk melakukan penguasaan lahan dan mengambil buah sawit tanpa izin di atas lahan milik klien Datuk Nouvendi.

“Ya benar kami telah membuat Laporan Polisi (LP) di Polda Riau terhadap tindakan A yang mengaku diperintahkan RA untuk menguasai dengan paksa lahan milik klien kami,” kata Datuk seraya membagikan 2 (dua) video barang bukti berupa orang suruhan RA dan mobil pengangkut buah sawit.

Dalam video itu, orang yang mengaku bernama A bersama beberapa orang datang memanen tandan buah segar (TBS) kepala sawit yang diklaim Datuk Nouvendi merupakan milik kliennya.

”Selain laporan dugaan tindak pidana penyerobotan lahan dan pencurian buah sawit tadi, kami juga mensinyalir tterjadi dugaan tindak pidana pemalsuan surat dan juga perubahan dan pemindahan batas-batas tanah milik klien kami yang diduga dilakukan oleh oknum lurah”, imbuh Datuk Nouvendi.

Menurut dia, sebelum memutuskan untuk melaporkan dugaan tidak pidana yang dilakukan A dan kawan-kawan, sudah terlebih dahulu mengkonfirmasi kebenaran bahwa A yang mengaku diperintahkan RA yang merupakan Ketua PWNU Riau tersebut.

Datuk Nouvendi pun mengkonfirmasikan kepada RA. Mantan anggota DPRD Riau ini mengakui memang memerintahkan A dan kawan-kawan untuk menguasai dan memanen buah sawit tersebut. Bahkan informasinya RA mengatakan silahkan buat laporan polisi.

“Benar kami sudah coba konfirmasi kepada orang dekat beliau, dan jawabannya membenarkan beliau yang menyuruh A dan kawan-kawan, bahkan terkesan menantang untuk dilaporkan ke kepolisian”, jelas Datuk Nouvendi.

“A yang sempat dilarang tetap ngotot ada surat perintah dari RA Ketua PWNU Riau untuk mengambil buah sawit milik klien kami, bahkan A juga mengaku yang menunjukan lahan disana adalah RP yang merupakan lurah palas”, tambah Nouvendi sembari menunjukan video saat A dan kawan-kawan mengambil buah sawit milik klien Datuk Nouvendi.

“Kami akan lakukan upaya hukum terhadap siapa saja yang terlibat dalam penyerobotan lahan klien kami tersebut, termasuk lurah bahkan jika Camat juga terlibat kami akan laporkan juga”, tegas Datuk Nouvendi.

“Kami berharap Polda Riau segera memproses Laporan Polisi kami dengan sebaik-baiknya, karena seperti yang kita tahu RA ini merupakan Ketua PWNU Riau, tentunya beliau punya banyak relasi di kepolisian bahkan sering memperlihatkan foto-foto bersama pejabat dan kapolda, tapi kami yakin kepolisian dapat bekerja dengan baik sesuai tagline Polri yakni Presisi,” tukasnya.

Dibantah

RA sendiri saat dikonfirmasi Medium Pos melalui telepon, Selasa malam (16/8/2022), menegaskan dirinya merupakan pemilik lahan yang sah.

”Tak mungkin pula aku menyuruh orang memanen sawit yang bukan milikku. Gila aja!” tegasnya.

RA melanjutkan; ”Kalau tidak percaya silahkan tanya lurah. Awak beli lahan ke lurah.Tidak mungkin pula, dia jual lagi (lahan itu, Red) ke orang lain,” tukasnya seraya memberikan nomor kontak lurah yang dimaksud.

Sayangnya, ketika dikonfirmasi kepada Lurah Palas Rizki, dia belum memberikan jawaban. * (DW Baswir)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.