MediumPos
Untuk Ummat Kami Sampaikan

Kasus Rekaman Rekayasa Piutang Pajak Bapenda, Pj Walikota Berkoordinasi dengan Ditreskrimsus Polda

MP, PEKANBARU – Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Muflihun berjanji akan berkoordinasi dulu dengan DIrektur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Riau terkait laporan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin terhadap mantan bawahan Abdul Hafis yang dituding melanggar Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)

”Saya mau minta penjelasan. Saya tanyakan dulu (masalah ini, Red) kepada Mas Ami (Zulhelmi Arifin, Red). Saya juga tidak mau masalah. Kalau bisa diselesaikan, ya selesaikan lah,” tuturnya Pj Walikota Pekanbaru saat menerima pihak terlapor kasus dugaan UU ITE yang juga korban pemecatan atas perkara tersebut.

Ditambahkan pria yang akrab disapa Uun ini, mengatakan pihaknya mendukung mana yang benar. Jika masih bisa diselesaikan, selesaikan dengan biak. Bila tak bisa tempuh jalur hukum.

”Ini sebenarnya masalah pribadi mereka berdua tetapi dibawa ke masalah kantor. Tapi saya tidak tahu juga masalahnya apa. Saya tahunya dari media. Jadi saya juga akan berkoordinasi dengan Dirreskrimus, saya coba komunikasikan,” ucapnya.

Terlepas soal itu, berdasarkan informasi yang dirangkum Medium Pos, Abdul Hafis dilaporkan ke Polda Riau gara gara dituduh sudah menyebarkan rekaman suara yang diduga adalah suara Zulhelmi Arifin, atasanya ketika itu.

Rekaman itu diduga berisi percakapan terkait rekayasa penerimaan piutang pajak untuk mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Riau.

Rekaman ini lalu menyebar di kalangan aktiviis anti rasuah. Sehingga gelombang unjukrasa menuntut aparat penegak hukum (APH) segera mengusut dugaan korupsi Kepala Bapeda Kota Pekanbaru itu pun terjadi.

Desakan agar Zulhelmi Arifin mundur dari jabatannya berimbas dipecatnya Abdul Hafis, tenaga honorer Bapenda yang dituding sebagai pelaku penyebaran rekaman tersebut. Tidak berhenti disitu saja, Abdul Hafis lalu dilaporkan ke Ditreskrimsus Polda Riau dengan tuduhan pelanggaran UU ITE. * (DW Baswir)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.