MediumPos
Untuk Ummat Kami Sampaikan

Kontingen Tenis Meja Riau Terhenti di Babak 16 Besar

MP, JOGYAKARTA – Kendati sudah berjuang keras merebut medali, namun Kontingen Riau terhenti di Babak 16 Besar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang ditaja Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Komjen Pol (Purn) Drs Oegroseno.

Ketua Pengprov PTMSI Riau Dedi Harianto Lubis saat dikonfirmasi Medium Pos, Rabu (6/7/2022), membenarkan hasil Kejurnas yang ditutup Senin (5/7/2022) lalu.

“Kami sebagai pengurus PTMSI menyampaikan ucapan terimakasih kepada atlet yang sudah berjuang, meski belum berhasil membawa gelar juara. Namun setidaknya ini menjadi pengalaman bagi para atlet dan bagi kami untuk mempersiapkan segala sesuatunya lebih baik,” katanya.

Dedi menambahkan, banyak hal tentunya jadi evaluasi pihaknya. Khususnya tentang kebutuhan atlet, baik latihan dan lainnya untuk saat ini seluruh atlet yang berjuang merupakan pejuang bagi provinsi Riau.

Untuk 2023, Dedi optimis bisa lebih baik dan akan membawa gelar juara ke Riau. Kerjurnas kali, kata pria yang akrab disapa Boy ini, menjadi pengalaman pertama dan banyak memberi pelajaran.

Karena di kejurnas kali ini, aturan sangat ketat dan diawasi 10 orang wasit. Atlet atlet Riau sangat banyak mendapat pengalaman dan pelajaran. Sehingga harapannya menjadi motivasi bagi semua atlet.

Kendati begitu, imbuh Dedi, pihaknya memohon maaf kepada masyarakat Riau. “Mohon maaf karena kami dari pengurus yang belum maksimal dalam mempersiapkan atlet,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Kabid Bindpres Pengprov PTMSI Riau,Wan Alfi Syahrin. Dikatakannya, Kejurnas yang diadakan 1- 5 Juli lalu di GOR Among Rogo, Daerah Istimewa Jogyakarta diikuti oleh 260 orang atlet, dari 23 Pengprov/pengda SE Indonesia.

Di Kejurnas PTSMI ini, 4 (empat) atlet Riau belum mampu lolos dari fase grup. Satu satunya atlet yang mampu lolos dari fase grup adalah Muhammad Alghifari.

Bahkan Alghihari keluar sebagai Juara Grup setelah mengalahkan petenis tuan rumah dan Sulawesi Barat. Sayangnya langkah Alghifari terhenti di 16 besar setelah kalah dari Waldner atlet U 19 DKI Jakarta.

Sementara itu 2 atlet Putra Riau yang turun dalam kategori umum putra, masing masing Wan Alfi Syahrin dan Harismon juga kandas di 16 besar.

Untuk Alghifari ini merupakan kelas yang berbeda, sehingga harapannya dapat menjadi motivasi untuk ke depannya. Lawannya juga sudah memiliki jam terbang dan juara dalam berbagai open turnamen di Indonesia di kelasnya. * (DW Baswir)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.