MediumPos
Untuk Ummat Kami Sampaikan

Pembukaan ‘’Vorest Fest’’, WALHI Riau Gelar Diskusi Keadilan Iklim dan Antargenerasi

MP, PEKANBARU —Sempena memperingati Hari Ulangtahun ke-20 Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), mereka menggelar serangkaian kegiatan yang diberinama Festival Keadilan Iklim atau Voice for Ecological Justice Festival (Vorest Fest).

Direktur Eksekutif WALHI Riau Even Sembiring dalam siaran pers yang diterima Medium Pos, Selasa (22/11/2022), mengatakan Vorest Fest bakal berlangsung 21 November-10 Desember 2022.

Even menyebutkan Vorest Fest berangkat dari dua momentum penting, peringatan hari anak dan hari pohon internasional. Kedua hal ini butuh dirawat dan dijaga agar dapat tumbuh kokoh dan kuat.

Bagi WALHI, peringatan dua momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk menjaga bumi, termasuk bumi Melayu Riau.

Pelaksanaan Vorest Fest akan diwarnai dengan berbagai rangkaian kegiatan, seperti tematik forum diskusi, workshop, mural, panggung seni, parade, hingga promosi pangan dan produk lokal.

Selain itu, Vorest Fest akan di sela rapat tahunan organisasi, Konsultasi Daerah Lingkungan Hidup (KDLH), sebuah rapat evaluasi tahunan WALHI Riau.

Di hari pertama kegiatan, imbuhnya, telah diselenggarakan kegiatan diskusi bersempena Hari  Anak dan Hari Pohon Internasional. Keadilan iklim dan keadilan antargenerasi menjadi tema diskusi tersebut.

Menurut Even, dua momentum ini menjadi pengingat posisi kita sebagai pewaris yang harus mewariskan dan mengajarkan kepada anak dan generasi muda untuk bersuara menuntut hak mereka atas lingkungan hidup yang baik dan sehat.

Rangkaian kegiatan Vorest Fest yang akan berlangsung selama 20 hari ke depan akan ditutup tepat pada peringatan Hari HAM.

Hal ini menjadi penanda, hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat, termasuk keadilan iklim dan antargenerasi merupakan bagian dari hak asasi manusia, hak yang harus dituntut untuk dipenuhi negara.

WALHI Riau mengharapkan pasca penutupan nanti mampu melahirkan dorongan kepada kelompok muda agar lebih berani menyuarakan suara tuntutan keadilan antargenerasi. Suara tuntutan ini tentu menyesuaikan dengan karakteristik kelompok muda, bersuara mendorong perubahan dengan riang gembira dalam pemenuhan dan perlindungan hak asasi manusia yang nyata dan berani. * (Ryan Ferdinan)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.