MediumPos
Untuk Ummat Kami Sampaikan

SALAMBA Apresiasi Polres Pelalawan atas Penangkapan 4 ASN DLHK Riau

MP, PEKANBARU – Yayasan Sahabat Alam Rimba (SALAMBA) mengapresiasi kinerja Polres Pelalawan yang menangkap tanggan (OTT) 4 oknum aparatur sipil negara (ASN) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau.

Apresiasi itu disampaikannya melalui wartawan, Rabu (20/7/2022). Menurut Ir. Ganda Mora.M.Si, Ketua Yayasan SALAMBA, penegakan hukum yang dilakukan Polres Pelalawan perlu diapresasi karena telah memberantas segala bentuk pemerasan atas nama jabatan dan kewenangan yang dimiliki oknum ASN DLHK.

”Informasi yang dihimpun SALAMBA, tertangkap tangan atau OTT dengan tuduhan pemerasan yang dilaporkan oleh warga berawal dari ditemukanya alat berat di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo,” ucapnya.

Setelah itu, imbuh Ganda, terjadi negoisasi dengan tujuan melepaskan alat berat dengan sejumlah uang yang berujung penagkapan karena pemerasan yang dilaporkan pemilik alat dan perambah hutan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Ia juga meminta alat berat ikut disita. Lalu dinas terkait dan pihak kepolisian segera mengamankan pemilik alat berat dan perambah, karena diduga telah melangggar Undang Undang (UU) Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, UU Nomor 32 tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan UU Cipta Kerja Nomor 10 Tahun 2021.

Lebih lanjut Ganda menyampaikan prihatin atas kejadian penangkapan 4 orang ASN DLHK yang seharusnya menjaga dan mengawasi perusakan hutan. Namun mereka melah manfaatkan jabatan dan kewenangannya itu untuk menghimpun kekayaan.

”Petugas yang menyalahgunakan wewenang harus ditindak tegas. Jangan hanya menindak oknum ASN DLHK Riau yang melakukan pemerasan tetapi yang lebih penting juga menindak perambah hutan!” pungkasnya menutup perbincangan. * (DW Baswir)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.