MediumPos
Untuk Ummat Kami Sampaikan

Terlantarkan Belasan Ekor Kucing, Warga Purwodadi Pekanbaru Diamankan Polisi

MP, PEKANBARU – Seorang warga Jalan Purwodadi, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani berinisial YS, perempuan, diamankan Tim Opsnal Polsek Tampan bersama Tim Reskrim Polresta Pekanbaru karena menelantarkan belasan ekor kucing peliharaannya.

Penelantaran hewan hingga ada yang mati itu menjadi viral di beberapa media sosial (medsos).

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Dr H Pria Budi SIK MH dalam keterangan persnya, Jumat (7/10/2022), mengatakan karena viral di medsos itu, Tim Opsnal Polsek Tampan dibantu Satreskrim Polresta Pekanbaru melakukan penelusuran dan penyelidikan untuk mengusut kasus tersebut.

Pada Kamis, (29/9/2022) sekira pukul 16.00 WIB, tim gabungan berhasil menemukan Tempat Kejadian Perkara (TKP), yakni di Perumahan Primkopad, Jalan Purwodadi Kelurahan Sidomulyo Barat Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru.

Dari hasil penelusuran di rumah tersebut ditemukan 16 ekor kucing yang kondisinya sangat mengenaskan, berada di dalam kandang. Sebanyak 6 ekor kucing lagi sudah mati mengering.

“Alhamdulilah, dari serangkaian penyelidikan, petugas kita berhasil mengungkap kasus tersebut dengan menetapkan seorang tersangka berinisial YS,” kata Pria Budi yang saat memberikan penjelasan kepada wartawan didampingi didampingi Wakapolresta AKBP Henky Poerwanto SIK MM, Kasat Reskrim Kompol Andrie Setiawan SIK SH, dan Kapolsek Tampan Kompol I Komang Aswatama, SIK.

Namun karena viralnya pemberitaan penelantaran kucing tersebut, YS sempat kabur ke Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dan berhasil diamankan di rumahnya di Kota Padang Panjang Kamis, (6/10/2022) lalu.

Dari keterangan pelaku, kata Kombes Pria Budi, pelaku mengumpulkan kucing-kucing itu dari jalanan dibawa ke rumahnya yang juga dijadikan tempat penitipan kucing sejak tahun 2018 lalu.

“Ada beberapa saksi yang memang menitipkan kucingnya kepada yang bersangkutan. Yang bersangkutan juga mengumpulkan kucing-kucing di jalan dan berharap mendapatkan donasi,” paparnya.

Dia mendapatkan uang lewat orang yang menitipkan kucing peliharaan kepadanya dan juga dia mengumpulkan donasi dari beberapa komunitas pecinta kucing, tapi kenyataannya kucing -kucing ini ditelantarkan.

Kapolsek Tampan, I Komang Aswatama menambahkan, kucing-kucing tersebut ditelantarkan karena tersangka tidak mampu merawat dan kemudian ditinggalkan begitu saja.

“Beralasan karena tidak punya cukup uang, pada akhirnya kucing-kucing yang dititipkan itu tidak beri makan dan akhirnya mati, ” lanjutnya.

Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan Pasal 302 ayat 2 KUHPidana tentang penganiayaan atau menelantarkan hewan peliharaan, dengan ancaman 9 bulan penjara. * (DW Baswir)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.